Ramandati, Rahma Azizah (2026) TINGKAT HAMBATAN PEMANFAATAN MESIN PENGERING PADI (FLAT BED DRYER) (Studi Kasus: Gapoktan Tani Sejahtera Desa Pagedangan Kecamatan Ambal Kabupaten Kebumen). Skripsi thesis, Universitas Putra Bangsa.
KOVER-Rahma Azizah Ramandati-220421041-Skripsi-2026.pdf
Download (281kB)
LEGALITAS-Rahma Azizah Ramandati-220421041-Skripsi-2026.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (873kB) | Request a copy
ABSTRAK-Rahma Azizah Ramandati-220421041-Skripsi-2026.pdf
Download (930kB)
BAB I-Rahma Azizah Ramandati-220421041-Skripsi-2026.pdf
Download (362kB)
BAB II-Rahma Azizah Ramandati-220421041-Skripsi-2026.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (390kB) | Request a copy
BAB III-Rahma Azizah Ramandati-220421041-Skripsi-2026.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (392kB) | Request a copy
BAB IV-Rahma Azizah Ramandati-220421041-Skripsi-2026.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (456kB) | Request a copy
BAB V-Rahma Azizah Ramandati-220421041-Skripsi-2026.pdf
Download (309kB)
DAFTAR PUSTAKA-Rahma Azizah Ramandati-220421041-Skripsi-2026.pdf
Download (281kB)
LAMPIRAN-Rahma Azizah Ramandati-220421041-Skripsi-2026.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB) | Request a copy
Abstract
Program bantuan mesin pengering padi (Flat Bed Dryer) berkapasitas maksimal 5 ton yang diberikan kepada Gapoktan Tani Sejahtera di Desa Pagedangan, Kecamatan Ambal, Kabupaten Kebumen sejak tahun 2022 menunjukkan tingkat pemanfaatan yang sangat rendah, yaitu hanya 1,36% dari 368 petani anggota. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat hambatan kapasitas mesin, biaya operasional mesin, harga jual gabah, tata kelola Gapoktan, dan kebiasaan tradisional petani terhadap pemanfaatan mesin pengering padi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei terhadap 79 responden petani yang belum memanfaatkan mesin, dipilih melalui purposive sampling dan simple random sampling berdasarkan rumus Slovin. Data diukur menggunakan skala Likert empat poin (1-4) dan dianalisis dengan metode Tingkat Capaian Responden (TCR) untuk mengetahui tingkat hambatan pada masing-masing faktor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh faktor berada pada kategori hambatan sangat tinggi, yaitu kapasitas mesin (skor Rata-rata 3,46; TCR 86,50%), biaya operasional mesin (3,35; 83,75%), harga jual gabah (3,32; 83,00%), tata kelola Gapoktan (3,33; 83,25%), dan kebiasaan tradisional petani (3,47; 86,75%), dengan tingkat hambatan pemanfaatan mesin pengering padi (Y) secara keseluruhan sebesar 3,49 atau TCR 87,25% yang juga tergolong sangat tinggi. Kebiasaan tradisional petani merupakan faktor dengan tingkat hambatan tertinggi, diikuti oleh kapasitas mesin, sedangkan harga jual gabah merupakan faktor dengan tingkat hambatan terendah meskipun tetap berada pada kategori sangat tinggi. Temuan ini mengindikasikan bahwa hambatan pemanfaatan mesin pengering padi bersifat multidimensional, mencakup aspek teknis, ekonomi, kelembagaan, dan sosial-budaya, sehingga diperlukan strategi intervensi yang menyeluruh dan tidak hanya berfokus pada perbaikan teknis mesin.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | S26.404 |
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: mesin pengering padi, tingkat hambatan, resistensi inovasi, Tingkat Capaian Responden (TCR), Gapoktan |
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions: | Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Electronics and Computer Science |
| Depositing User: | Rahma Azizah Ramandati |
| Date Deposited: | 26 Sep 2026 09:32 |
| Last Modified: | 26 Sep 2026 09:32 |
| URI: | http://eprints.universitasputrabangsa.ac.id/id/eprint/11720 |
