Wulansari, Zabna Eka (2026) Peramalan dan Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Volume Impor Kedelai di Indonesia Periode 1994-2024. Skripsi thesis, Universitas Putra Bangsa.
KOVER-Zabna Eka Wulansari-220421049-Skripsi-2026.pdf
Download (257kB)
LEGALITAS-Zabna Eka Wulansari-220421049-Skripsi-2026.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (248kB) | Request a copy
ABSTRAK-Zabna Eka Wulansari-220421049-Skripsi-2026.pdf
Download (350kB)
BAB I-Zabna Eka Wulansari-220421049-Skripsi-2026.pdf
Download (322kB)
BAB II-Zabna Eka Wulansari-220421049-Skripsi-2026.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (365kB) | Request a copy
BAB III-Zabna Eka Wulansari-220421049-Skripsi-2026.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (319kB) | Request a copy
BAB IV-Zabna Eka Wulansari-220421049-Skripsi-2026.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (529kB) | Request a copy
BAB V-Zabna Eka Wulansari-220421049-Skripsi-2026.pdf
Download (192kB)
DAFTAR PUSTAKA-Zabna Eka Wulansari-220421049-Skripsi-2026.pdf
Download (205kB)
LAMPIRAN-Zabna Eka Wulansari-220421049-Skripsi-2026.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (679kB) | Request a copy
Abstract
Kebutuhan dan konsumsi masyarakat Indonesia terhadap kedelai terus meningkatsetiap tahunnya, tetapi produksi kedelai dalam negeri belum mencukupi sehingga pemerintah melakukan impor. Indonesia masih berada dalam ketergantungan yang tinggi terhadap kedelai impor. Pada tahun 2024, kedelai memiliki tingkat IDR tertinggi dibandingkan padi dan jagung yaitu sebesar 92,16% yang menggambarkan bahwa 92,16% ketersediaan kedelai di dalam negeri berasal dari kedelai impor. Negara asal impor kedelai di Indonesia pada tahun 2017-2024 didominasi oleh negara AS (90,83%) dan Kanada (7,33%). Ketersediaan kedelai dalam negeri sangat bergantung pada pasokan kedelai impor dari beberapa negara asal utama yang konsisten dan stabil mengekspor. Kondisi ini menyebabkan Indonesia rentan terhadap gejolak di negara eksportir. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi volume impor kedelai Indonesia yang berasal dari Amerika Serikat dan Kanada secara total pada tahun 2025-2030 menggunakan metode ARIMA Box-Jenkins dengan data historis dari tahun 1994-2024. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor harga kedelai impor, jarak geografis, nilai tukar, GDP per kapita negara eksportir, dan GDP per kapita Indonesia terhadap volume impor kedelai Indonesia menggunakan analisis regresi data panel. Model ARIMA yang digunakan untuk melakukan estimasi volume impor kedelai adalah ARIMA (1,1,0). Hasil estimasi menyatakan bahwa selama tahun 2025-2030 volume impor kedelai di Indonesia yang berasal dari AS dan Kanada secara total cenderung mengalami peningkatan dengan rata-rata peningkatan 2,94% per tahun. Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi dianalisis menggunakan regresi panel model CEM. Variabel harga kedelai impor dan GDP per kapita Indonesia berpengaruh signifikan terhadap volume impor kedelai di Indonesia dengan koefisien masing-masing -1.240,3390 dan 352,0759. Sementara itu, variabel jarak geografis, nilai tukar, dan GDP per kapita negara eksportir tidak berpengaruh signifikan terhadap volume impor kedelai di Indonesia. Pemerintah perlu merumuskan strategi untuk menjaga stabilitas kedelai nasional dengan melakukan diversifikasi pasar impor, menerapkan skema pencadangan pasokan kedelai, serta mengembangkan potensi kedelai lokal.
Kata Kunci: Impor Kedelai, Peramalan (ARIMA), Regresi Data Panel
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | S26.347 |
| Uncontrolled Keywords: | Impor Kedelai, Peramalan (ARIMA), Regresi Data Panel |
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions: | Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Electronics and Computer Science |
| Depositing User: | Zabna Eka Wulansari |
| Date Deposited: | 21 Sep 2026 00:44 |
| Last Modified: | 21 Sep 2026 00:44 |
| URI: | http://eprints.universitasputrabangsa.ac.id/id/eprint/11391 |
